Sunday, April 30, 2006

Blog-o-blog-o-blog

Fenomena blog mulai saya kenal ketika Tink memberitahu saya tentang tulisan Dih, teman kami, di blog miliknya. Ia kemudian memberi web address dari blog-nya Dih. Karena memang gaya menulis Dih terbilang bikin kangen akhirnya saya akses juga blog miliknya tersebut. Tepat seperti dugaan saya, tulisan Dih di blognya sangat menarik.

Sebagai orang yang latah terhadap segala hal yang berbau ‘trend’ dan memiliki bakat banci tampil yang lumayan besar, saya pun gak mau ketinggalan dan segera membuat blog. Tapi karena memang berawal dari ikut-ikutan, setelah saya dapat ‘jatah’ dari jasa blog gratisan itu, saya cuma bengong dan gak tau blog ini akan jadi apa. Walhasil menganggur lah blog itu.

Sampai suatu hari adik saya bercerita bahwa ia menyimpan resep-resep wasiat keluarga besar ibu saya di blog miliknya. Saya juga melihat ia menyimpan esai-esai yang dibuatnya untuk kepentingan mendaftar program magister di blog yang sama. Pada saat yang hampir bersamaan, Dih bercerita mengenai sejumlah blog milik beberapa orang profesor di bidang psikologi yang mempublikasikan penelitian mereka dan membiarkan pembacanya menggunakan hasil penelitian mereka yang canggih tersebut. Hei!! I’ve got an interesting live too! Yah saya kemudian baru sadar kalau bidang pekerjaan saya cukup menarik dan alhamdulillah saya juga diberkahi kehidupan yang berwarna-warni. Mungkin ada orang lain yang berminat mengetahuinya. Kenapa saya tidak mencoba berbagi? Siapa tau ada yang bisa belajar dari kehidupan saya. Atau, bisa saja ada orang yang mau mengajari saya tentang hidup.

Maka jadilah saya tetapkan blog ini menjadi dinding yang bercerita tentang berbagai aspek kehidupan saya. Kemudian berharap, bila kehidupan itu berada dalam bentuk tulisan, saya dapat mempelajarinya secara lebih baik. Sukur-sukur, yang belajar gak cuma saya……….


KBS, 30 April 2006
01.24