Thursday, September 30, 2010

You better not get married!!

“Eh apa kabar penganten baru”

“Baik, Dok. Bisa aja nih, dokter. Gak baru lah…..”

(nimbrung) “Ya masih baru lah….baru dua bulan kan…”

“Tiga bulan prof….Malu ah kalo dibilang penganten baru”

“Gimana nih kabarnya rumah tangga. Honeymoon terus ya….”

“Lah boro-boro sempet honeymoon, Dok. Abis nikah aja langsung masuk lagi kok… Udah gitu kegiatan di sini gila-gilaan lagi….rata-rata saya baru sampai rumah jam 12 malam….jam 5 pagi udah berangkat lagi, karena jam 6 sudah ronde sama dokter raksasa itu…”

“Ih kamu gak boleh ngeluh, suamiku…. Lagian salah sendiri kok berani-beraninya nikah…. Nikah dan urusan rumah tangga itu kan jelas-jelas gangguan. Liat aja, orang-orang yang berhasil di sini tidak menikah. Kalaupun menikah pasti gak diribetin urusan rumah tangga. Udah jelas kok, kita harus memilih. Menikah atau jadi dokter spesialis. Gak boleh dua-duanya. Lah kalau kamu masih nekat menikah terus terseok-seok saat berusaha jadi dokter spesialis ya salahmu sendiri…. Ya gak, prof? Ya gak dok?

“………………..”


Percakapan diatas bersifat hayalan belaka? Sebaiknya demikian. Walau sangat mungkin terinspirasi atas kejadian nyata.

RSABHK, Slipi

29 September 2010

17.15

No comments: